Pingsannya kiper Spurs tersebut, namun ketika siuman tetap dimainkan, mendapat kritik tajam.
OLEH
M YANUAR F
Ikuti @mohammadyanuar di twitter Tottenham Hotspur dinilai sudah membuat keputusan yang sangat tidak bertanggung jawab terkait insiden yang menimpa Hugo Lloris.
Kiper asal Prancis itu sempat tak sadarkan diri usai bertabrakan dengan Romelu Lukaku kala Spurs bermain imbang 0-0 melawan Everton di akhir pekan.
Lloris sempat menjalani perawatan di lapangan. Manajer Andre Villas-Boas kemudian tetap memainkan Lloris ketika yang bersangkutan telah siuman.
Keputusan itu yang kemudian mendapat kecaman keras dari Headway, organisasi amal yang fokus pada cedera otak.
'Ketika pemain, atau siapa pun, mengalami benturan di kepala yang efeknya cukup buruk yang membuat mereka pingsan, sangat penting untuk yang bersangkutan langsung mendapatkan tindakan medis khusus,' jelas juru bicara Headway, Luke Griggs, kepada BBC Sports.
'Seorang fisio atau dokter yang merawat pemain di lapangan sama sekali tak bisa mengetahui seberapa serius cedera yang dialami karena cedera pada kepala bisa saja memiliki gejala yang munculnya terlambat.'
'Dengan terus bermain, pemain bisa saja mengalami cedera yang lebih parah pada kepalanya. Dia harusnya langsung diganti dan dibawa ke rumah sakit untuk mejalani tes dan evaluasi lanjutan.'
'Ilmu olah raga telah berevolusi dengan signifikan dalam satu dekade terakhir dan sampai sekarang kami harus menghadapi konsep bahwa pemain harus berani dan berusaha terus bermain dengan risiko apa pun.'
'Komentar Villas-Boas bahwa pemainnya memiliki determinasi untuk terus bermain, sebagai bukti dari karakter dan kepribadian luar biasa adalah sangat salah dan berbahaya,' tandasnya.
Belum ada komentar untuk "Soal Hugo Lloris, Tottenham Hotspur Diklaim Tak Bertanggung Jawab"
Posting Komentar