Diberdayakan oleh Blogger.

Presisi, Problema Lini Depan Spurs


kabartottenham.blogspot.com, London : Salah satu klub paling aktif berbelanja pemain baru di bursa transfer musim panas lalu adalah Tottenham Hotspur. Mendapat rezeki nomplok hasil penjualan Gareth Bale ke Real Madrid, Spurs tak tanggung-tanggung mendatangkan tujuh pemain baru yang dibeli dengan fee transfer tak kurang dari 107 juta pound atau sekitar Rp 2 triliun!




Dari ketujuh pemain baru tersebut, enam di antaranya berposisi sebagai gelandang dan penyerang. Walhasil, fans klub sangat berharap di musim ini penampilan tim asuhan Andre Villas-Boas bakal lebih aktratif, menyerang, dan tentunya meraih kemenangan. Hasilnya? Jauh panggang dari api.


Dari 11 pertandingan yang telah dilalui, Roberto Soldado dkk hanya mampu mencetak sembilan (9) gol! Atau rata-rata 0,82 gol per partai, rasio gol terendah di luar dua klub yang menempati posisi paling bawah: Crystal Palace dan Sunderland.


Padahal, statistik menyebutkan jika Soldado dkk merupakan tim yang paling banyak melontarkan tendangan ke gawang. Menurut Squawka, Spurs menjadi tim tertinggi dalam mengkreasi peluang mencetak gol, 153 kali. Lalu, apa masalahnya?


Presisi menyelesaikan peluang akhir untuk mencetak gol merupakan masalah terbesar yang dihadapi Villas-Boas. Hal itu tampak jelas terlihat dalam dua pertandingan terakhir yang dijalani Spurs. Tampil dominan di Goodison Park, Spurs hanya mampu bermain imbang tanpa gol atau 0-0. Yang lebih buruk, sepekan kemudian, meski menguasai penuh jalannya pertandingan di kandang sendiri, White Hart Lane, Spurs justru dipecundangi Newcastle United 0-1.


Keinginan Villas-Boas untuk memadukan seluruh pemain baru ke dalam timnya merupakan faktor utama di balik mandulnya Spurs di awal musim ini. Hal itu diakui gelandang senior, Sandro. 'Sangat sulit manakala pemain baru datang. Butuh waktu bagi para pemain untuk saling memahami satu sama lain. Saya tidak tahu kapan kami bisa menjalin pengertian baik di saat latihan maupun pertandingan,' aku Sandro.


Karenanya, Villas-Boas menghadapi tugas yang sangat berat saat timnya bertandang ke Etihad Stadium siang ini. Sebabnya, Manchester City merupakan satu-satunya tim yang meraih hasil sempurna saat bermain kandang dengan menyabet lima kali kemenangan. Selain itu, The Citizens tampil sebagai tim paling tajam di kancah premiership, mencetak 28 gol atau rata-rata 2,55 gol per partai.


Sisi positif yang dapat diambil Villas-Boas dari penampilan anak-anak asuhannya di awal musim ini adalah fakta bahwasanya Spurs menjadi tim yang paling solid lini pertahanannya, baru kebobolan enam (6) gol. Namun, fans The Lilywhites tahu betul jika tim kesayangannya mau bersaing di papan atas, terlebih dahulu lini depan Spurs mesti mampu mengubah peluang menjadi gol!(*)


Anda baru saja membaca artikel yang berkategori #TottenhamHotspur dengan judul Presisi, Problema Lini Depan Spurs. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://kabartottenham.blogspot.com/2013/11/presisi-problema-lini-depan-spurs.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: alin - Minggu, 24 November 2013

Belum ada komentar untuk "Presisi, Problema Lini Depan Spurs"

Posting Komentar